Halo [wuoyMember-value type='user' value='name']

Selamat Datang di

Oselling

Terima kasih Anda sudah memutuskan membeli Oselling sebuah pembelajaran online mengenai trik ampuh jualan dan marketing. 

Anda pasti termasuk seorang pembelajar dan tau betul bahwa cara memperbaiki income adalah dengan memperbaiki input.

Dan belajar adalah salah satu proses menginput pengetahuan atau ilmu yang akhirnya bisa mengubah mindset atau cara pandang dan tindakan.

Skill menjual atau marketing sangat penting untuk seorang yang ingin mendapatkan lebih banyak uang.

Materi Pembelajaran Oselling

Kelas menengah (middle class) biasanya cendrung konsumtif oleh sebab itu gak heran seringkali menjadi target utama bagi para wirausaha untuk memasarkan produk.

Definisi kelas menengah yang paling sering digunakan di Indonesa adalah definisi dari Asia Development Bank (ADB), yang memang dianggap paling cocok diterapkan di negara-negara Asia.

ADB mendefinisikan kelas menengah berdasarkan pengeluaran per kapita per hari, yaitu berkisar antara $2-$20. Kelas menengah ini dibagi dalam 3 kelompok besar:

  • Lower middle class: pengeluaran $2-$4
  • Middle middle class: pengeluaran $4-$10
  • Upper middle class: pengeluaran $11-$20

Atau sebagai referensi lain ada juga pembagian golongan kelas menengah di Indonesia berdasarkan jumlah pengeluaran bulanan mereka:

  • Poor middle dengan pengeluaran bulanan di bawah Rp 1.000.000
  • Aspirant middle dengan pengeluaran bulanan antara Rp 1.000.000 sampai Rp 1.500.000
  • Emerging middle dengan pengeluaran bulanan antara Rp 1.500.000 sampai Rp 2.000.000
  • Middle dengan pengeluaran bulanan antara Rp 2.000.000 sampai Rp 3.000.000
  • Upper middle dengan pengeluaran bulanan antara Rp 3.000.000 sampai Rp 5.000.000
  • Affluent dengan pengeluaran bulanan antara Rp 5.000.000 sampai Rp 7.500.000
  • Elite dengan pengeluaran bulanan lebih dari Rp 7.500.000

Menurut Boston Consulting Group (BCG), jumlah kelas menengah di Indonesia pada tahun 2012 tercatat sebesar 64% atau sekitar 41,6 juta jiwa dan akan terus berkembang menjadi 68,2 juta jiwa pada tahun 2020.

Dalam berbelanja atau membeli sebuah produk kelas menengah bawah umumnya cendrung fokus kepada harga. Mereka akan memilih produk dengan harga paling ekonomis.

Jika Anda menarget market ini maka wajib mengefektifkan biaya produksi dan operasional agar Anda bisa bersaing memberikan harga terbaik sekaligus tetap memiliki profit yang aman.

Sedangkan golongan kelas menengah atas yang jauh lebih sejahtera biasanya cendrung fokus ke kualitas produk. Mereka siap membayar lebih mahal asalkan produknya sesuai dengan kualitas yang mereka inginkan.

Foundation of selling is trust. Jadi orang membeli produk kita adalah karena rasa percaya.

Tugas kita sebagai penjual tentu membuat calon pembeli percaya bahwa kita adalah orang yang paling tepat untuk membantu menyelesaikan masalahnya (melalui produk yang kita jual).

Jadi tahapannya adalah:

  • Meyakinkan orang bahwa kita adlah orang yang memiliki reputasi dan kredibilitas baik bukan seorang penipu
  • Meyakinkan orang bahwa produk atau layanan kita adalah yang paling cocok untuk mereka

Faktanya 83% penjualan terjadi karena penjualnya bukan produknya jadi disini kita harus membuat kesan sebagai penjual yang baik. Calon pembeli butuh pelayanan dan kenyamanan.

Ketika kita sudah dipercaya maka produk apapun yang kita jual akan dengan mudah mereka beli.

Gak banyak orang sadar bahwa semua orang yang bisa menghasilkan penjualan besar daolam waktu singkat adalah mereka yang punya budget promosi unlimited dan mereka yang memiliki list database.

Sebagai pebisnis tentu kita ingin mendapatkan profit besar maka mengelola database adalah cara paling efektif dan murah untuk mendapatkan penjualan kapanpun kita mau dibandingkan membakar uang untuk beriklan.

Jadi fokuslah membangun list database yang berkualitas dan dalam julah yang besar. Gunakan semua ide kreatif dan kemampuan Anda untuk selalu menambah kontak calon pembeli.

Kumpulkan calon pembeli dalam sebuah wadah. Beberapa wadah yang bisa Anda gunakan:

  • Grup Facebook
  • Grup whatsapp
  • Grup telegram
  • Channel youtube
  • Channel telegram
  • List email
  • Follower Instagram

Nah orang mau masuk list atau follow kita tentu saja jika kita menawarkan manfaat.

Jadi buatlah konten atau apapun yang sekiranya bernilai dan bisa mereka dapatkan secara gratis.

Fokuslah memberi dan memberi karena nanti Anda akan menerima.

Berikan bantuan Anda, berikan waktu Anda, tenaga, pikiran, doa, pengalaman, nasehat dan apapun yang Anda bisa dan punya.

Marketing jaman sekarang itu kuncinya adalah konten. Kalau Anda bisa bikin konten yang menarik maka akan sangat mudah mengumpulkan banyak orang.

Disitulah peluang Anda untuk jualan. Cara ini ampuh dibandingkan kita berbusa-busa promosi kepada orang yang sibuk dan gak mengenal kita sama sekali.

Jadi ingat ya, awalnya itu konten.

Dikutip dari OneSpot (2015):

Website yang menggunakan content marketing mendapatkan konversi dan penjualan 6x lebih tinggi daripada yang tidak.

Membuat konten itu bisa mudah bisa juga susah karena ini menyangkut kreatifitas.

Cobalah mulai tuangkan ide-ide, atau apa-apa yg Anda tau dari hasil belajar atau pengalaman menjadi sebuah konten.

Konten disini bisa bentuk video, gambar, audio, artikel, bebas.

Kalau Anda memilih bentuk kontennya tulisan, berarti harus belajar nulis, kalau kontennya mau bentuk audio & video berarti harus belajar ngomong, kalau bentuknya gambar maka harus belajar desain atau olah gambar.

Sementara untuk media publikasinya itu banyak pilihan dan kebanyakan gratis kan?

Channel youtube bisa bikin gratis
Akun instargam gratis
Blog bisa pakai yang gratis
Channel telegram gratis
Fanpage atau grup FB juga gratis

Faktanya:

Penjualan itu 83% terjadi bukan karena produknya tapi krn siapa yang jual.

Jadi konten disini berperan untuk membangun & sekaligus mempromosikan personal branding si penjual. Dengan personal branding yang bagus, maka jualan apapun akan lebih mudah.

Nah untuk membantu Anda membuat konten personal branding profesional mungkin Anda bisa membayar beberapa ahli.

Konten ini sangat penting karena bisa mencapai beberapa tujuan sekaligus:

  • Mengedukasi calon pembeli agar siap beli
  • Meningkatkan kepercayaan
  • Membuat kita terkenal dan familiar
  • Berbagi manfaat dan menarik databse datang
  • Membangun kesan atau branding

Dan banyak orang terjebak tidak bisa membuat konten karena merasa tidak kreatif bahkan tidak memiliki apapun yang bisa dibagikan.

Padahal konten disini bisa berasal dari sesuatu yang sederhana.

  • Bagikan cerita inspiratif jika tidak mengalami sendiri bahaslah kisah orang lain, kalau tidak ada true stoy bisa kisah fiktif
  • Bagikan curhatan
  • Bagikan pengalaman Anda melakukan sesuatu
  • Bagikan apa yang pernah Anda tau dan pelajari
  • Ulas atau berikan pendapat Anda tentang sesuatu yang sedang booming

Pada dasarnya kita selalu jualan. Saat melamar pekerjaan, nembak calon pacar dll kita menjual diri sendiri.

Menjual tanpa saingan tentu akan sangat mudah tapi prakteknya saat ini itu tidak mungkin.

Dengan banyaknya pesaing justru membutkitkan bidang atau posisi tersebut sangat bergengsi sengingga banyak pihak yang mengincarnya.

Bagaimana memenangkan persaingan?

Jadilah berbenda, unik, dan lebih baik.

“Kenapa orang harus memilih produk Anda dibandingkan produk sejenis yang lain?” 

“Apa untungnya untuk mereka?”

Meningkatkan nilai jual disini bisa dari segi produknya sendiri bida juga dari luar produk.

  • Dari sisi produknya bisa dengan menambah fitur, meningkatkan kualitas bahan dll
  • Dari luar produknya bisa dalam bentuk pelayanan sebelum dan setelah pembelian

Cara pertama cocok Anda pilih jika Anda produsen atau pemilik produk,

sedangkan cara kedua bisa Anda lakukan jika Anda hanya menjualkan produk pihak lain.

Beberapa hal yang bisa Anda eksplor untuk membedakan produk Anda:

  • Ukuran produk bisa perbesar atau per kecil
  • Gabungkan sesuatu menjadi lebih lengkap
  •  

Strategi ini maksudanya adalah kita menarik perhatian banyak orang dengan satu produk yang paling spesial.

Strategi ini bisa memberika dua keuntungan sekaligus, yang pertama  akan mendapatkan banyak traffic atau kunjungan dan kedua akan menciptakan sebuah kesan dibenak seseorang.

Tahap awal tentukan, kesan apa yang ingin didapat menganai produk atau toko Anda?

Apakah ingin mendapatkan toko kita selalu menjual produk yang berkualitas atau harga paling hemat dibanding toko lain, paling ramah pelayanannya, paling cepat prosesnya, atau lain sebagainya.

Setelah itu rancanglah sebuah penawaran produk yang mencerminkan tujuan kesan Anda.

Intinya kita tidak profit banyak dari penjualan produk tersebut tetapi bisa mendapatkan profit dari produk lainnya.

Agar bisa mendapatkan gambaran, saya akan berikan contoh kasusnya.

Sebuah toko buah ingin mendapatkan kesan bahwa tokonya memiliki harga yang paling terjangkau dibandingkan toko buah lainnya.

Si penjual menyiapkan satu atau beberapa buah yang paling banyak dicari orang katakanlah jeruk, apel, semangka dan menetapkan harga jual yang sangat murah dibandingkan semua toko buah pesaingnya.

Harga jualnya bisa dibuat impas dengan modal pembelian, alias gak profit.  Bahkan jika lebih berani lagi bisa kita buat rugi sedikit.

Ingat kerugian kecil ini anggaplah biaya promosi untuk menarik banyak orang dan mendapatkan pembeli baru.

Selanjutnya buat spanduk atau selebaran pengumuman bahwa kita menjual jeruk dengan harga yang sangat murah. Pikirkan bagaimana caranya agar semua orang banyak yang melihat pengumuman tersebut.

Dari sekian banyak orang yang datang akan ada yang tertarik membeli buah lain, dan disitulah potensi profitnya.

Jangan lupa untuk memberikan pelayanan terbaik, bukan tidak mungkin orang yang sudah merasa nyaman akhirnya akan menjadi pelanggan.

Karakter pembeli memang verbeda-beda. Ada yang gampang banget melakukan pembelian ada juga yang sangat berhati-hati dan memastikan mereka tidak akan salah membeli.

Nah sebagai penjual kita harus memberikan informasi yang sangat detil untuk mengantisipasi pembeli yang tipe detil ini.

Buat sebuah sistem dimana Anda juga tidak perlu menjalaskan berulang-ulang. Misalnya untuk penjualan offline bisa dengan membuat katalog, buku, poster atau media online bisa dalam bentuk website, video dll.

Apa saja yang perlu dijelaskan?

  • Apa saja manfaat produk Anda
  • Apa keistimewaan produk Anda dibanding yang lain
  •  

Social proof atau bukti sosial sangat penting dalam marketing.

Orang cendrung akan membuat kesimpulan bahwa produk kita bagus ketika banyak testimoni positif dari pembeli sebelumnya bahkan mendapatkan review dari tokoh terkenal.

Jadi jangan malas untuk mendokumentasikan testimoni dari pembeli lama Anda dan Anda juga bisa sediakan budget khusus untuk mendapatkan endorsment dari para tokoh terkenal.

Jika Anda baru mulai jualan dan belum mendapatkan banyak testimoni secara sukarela maka Anda juga bisa memintanya kepada pembeli.

Untuk mendapatkan testimoni dari pembeli triknya adalah tanyakan kesan menggunakan produk Anda, bukan minta kritik atau saran.

Format testimioni bisa audio, teks, chat, video dll. Setelah mendapatkannya mintalah zin untuk mempublikasikan testimoni tersebut.

Dari sekian banyak testimoni yang masuk, pilihlah yang terbaik yang kiranya bisa memberikan kesan bagus untuk calon pembeli yang melihatnya.

Anda juga bisa memberikan hadiah untuk ucapan terima kasih kepada mereka yang sudah memberikan testimoninya. Ini tentu juga sekaligus agar mereka merasa puas dan loyal.

Untuk mendapatkan endorsment dari tokoh triknya banyak:

  • Berikan produk Anda secara gratis
  • Berikan review juga untuk produk atau bisnisnya
  • Berikan bantuan 
  • Pujian
  • Tawarkan kerjasama menguntungkan
  • dll

Kunci penjualan adalah orang percaya. Umumnya calon pembeli tidak begitu saja percaya melihat iklan atau penjelasan tim penjualan kita. 

Kenapa demikian karena 

Semua orang suka kejutan yang menyenangkan.

Bayangkan, Anda membeli sebuah handphone, lalu ternyata ada bonus memory card. Bagaimana perasaan Anda?

Senang tentunya.

Nah terapkan strategi ini untuk penjualan produk Anda.

Tidak harus melulu berbentuk bonus. Bisa juga berikan benefit tambahan berupa support, tips memanfaatkan produk secara detil, tips perawatan dll.

Intinya berikan lebih dari apa yang Anda janjikan bahkan dari yang mereka harapkan.

Jika Anda memberikan sebuah bonus jelaskan nilainya dalam nominal.

Misalnya:

  • Bonus 1 mendapatkan ecourse public speaking senilai Rp 2juta
  • Bonus 2 akses seluruh dokumentasi studi kasus senilai Rp 14juta
  • Bonus 3 kaos eklusif senilau Rp 250.000

Harga itu relatif. Orang akan menilai mahal kalau dia merasa value produk lebih kecil dibandingkan nominal yang ia keluarkan, begitu sebaliknya.

Jadi tugas Anda adalah menambah value atau nilai produk lalu mengkomunikasikannya.

Ya orang harus tau apa yang akan mereka dapatkan.

Kira-kira Anda pilih mana untuk dua penawaran di bawah ini?

  • Sepatu A harganya Rp 200.000 dan sandal B harganya Rp 100.000 ongkirnya Rp 50.000 jadi total yang dibayar Rp 350.000
  • Sepatu A harganya Rp 230.000 dan sandal B harganya Rp 120.000, GRATIS ongkir.

Menjual produk bagus dengan harga murah tidak selalu mendatangkan penjualan lebih besar. 

Kenapa?

Karena tidak semua orang membeli karena pertimbangan murah. Ada banyak orang lebih memilih membeli karena kualitas.

Dan sudah menjadi patokan umum bahwa ada harga, ada rupa (kualitas) artinya kalau Anda menjual dengan harga murah justru akan menimbulkan kecurigaan.

Oleh sebab itu harus menetapkan harga yang pas.

Tuliskan harga normal dari produk Anda, lalu coret dan tuliskan harga final lebih hemat yang berlaku saat ini.

Starategi ini untuk meyakinkan calon pembeli bahwa mereka beruntung mendapatkan harga terbaik.

Lalu yang berikutnya penulisan harga final ini sebaiknya juga jangan angka genap.

Contoh.

  • Harga normal produk Rp 500.000
  • Harga final setelah diskon Rp Rp 397.000

Dari pada Anda menulis harga final Rp 400.000 lebih bagus 397ribu, 398ribu atau 399ribu.

Kenapa?

Karena secara psikologi orang cenrung melihat angka depannya. Kalau menulis harga 400ribu maka angka depannya 4, sedangkan 399ribu adalah 3. Jadi akan muncul asumsi ini harga yang jauh lebih hemat.

Padahal dari sisi penjual, selisihnya cuma seribu sampai 3ribu rupiah saja.

Disini socialproof atau orang cendrung membuat kesimpulan instan ketika banyak orang lain yang sudah membuktikan.

Contoh restoran yang terlihat ramai pengunjung, pasti untuk orang yang melihatnya menyimpulkan bahwa restoran tersebut oke.

Bisa jadi oke secara rasa, tempat, harga, pelayanan dan sebagainya. Tapi intinya patut untuk dicoba.

Anda bisa menerapkan strategi ini untuk produk dan bisnis Anda. Misalnya dalam konteks tempat offline, bagaimana cara menciptakan kesan bahwa tempat Anda ramai.

Misalnya Anda meminta teman-teman dan kerabat Anda untuk nongkrong dan datang jadi seolah-oleh tempat Anda selalu ramai.

Kalau dalam konsep penjualan online misalnya dengan menampilkan notifikasi siapa saja yang sudah membeli, atau foto deretan resi ekspedisi untuk pengiriman produk Anda dll.

Tampilan toko atau produk dan kualitas sudah oke akan percuma jika gak ada yang datang dan melihat penawaran Anda.

Jadi guanakan satu ledakan awal untuk mendatangkan pengunjung.

Caranya bisa dengan memberikan acara bermanfaat, bisa dengan membuat penawaran “gila”.

Jika harus rugi di awal, anggaplah itu biaya marketing, asalkan Anda hitung secara cermat maka bisa dikembalikan berkali-kali lipat nantinya.

Ingat selalu buat perencanaan yang matang untuk praktek strategi ini.

Voucher atau kupon diskon bisa menarik orang untuk belanja. Bisa berbentuk fisik dalam sepotong kertas, bisa juga dalam bentuk digital berupa banner misalnya.

Nah untuk penulisan nominal potongan harga ini ada triknya, jika nilai rupiahnya besar silakan tulis dengan nilai rupiah, tapi jika kecil tulis dengan %.

Contoh:

Harga jual produk Anda 500.000 diskon Rp 50.000 saran saya lebih baik menulis diskon dalam rupiah dibandingkan 10%.

Tapi jika harga jual produk Anda 100.000 dan diskon Rp 50.000 maka lebih baik tulis dalam persentase yaitu DISKON 50%.

Ingat sertakan intruksi penggunaan kode kuponnya atau cara menggunakan vouchernya.

Yang tidak kalah penting adalah Anda harus menetapkan jangka waktu berlakunya agar segera bisa digunakan sebelum expired.

Menjual kepada orang yang sudah pernah membeli jauh lebih mudah dibandingkan kepada orang baru.

Pernah dengar kalimat tersebut?

Joe Girrard dinobatkan oleh Guiness Book of Record sebagai “The Greatest Salesman in The World” yaitu sales mobil dengan penjualan terbanyak di dunia yaitu berhasil menjual sebanyak 13.001 mobil secara eceran dari 1953 sampai 1978. Ia memegang rekor tersebut selama beberapa dekade.

Sebenarnya apa strategi yang Joe Girrard gunakan?

Anda penasaran?

Strateginya adalah “Kartu Ucapan”

Ya Joe Girrard hanya mengirmkan kartu ucapan melalui pos. Ia mengirim hampir 13.000 kartu ucapan sebulan kepada seluruh pelanggannya.  

Ia memberi ucapan untuk semua hari spesial mulai dari Halloween, Groundhog Day, Valentine, hari libur besar, peringatan, ulang tahun dan banyak lagi.

Ini terdengar sangat sederhana tetapi efeknya adalah para klien Joe merasa tersanjung, diperhatikan dan dihormati dan akhirnya mereka menganggap Joe sebagai bagian dari keluarga.

Joe percaya dan membuktikan bahwa penjualan bahkan penjualan berulang adalah sebuah akibat dari seseorang yang merasa nyaman dan senang dengan pelayanan dari si penjual.

Jadi kalau kita simpulkan Joe fokus awalnya adalah mendapatkan pembeli lalu merawatnya. Ia terus menjalin komunikasi dan memberikan pelayanan terbaik sehingga para pembeli selalu mengingat namanya.

Ketika mereka memerlukan mobil tidak ada nama lain lagi dan langsung menghubungi Joe. Banyak dari mereka juga merekomendasikan Joe kepada teman atau kerabat mereka yang membutuhkan mobil.

Alhasil Joe tidak lagi seperti salesman kebanyakan yang mengejar-ngejar calon pembeli tapi justru calon pembeli yang datang sendiri kepadanya.

Banyak dari mereka rela mengantri dan mengatur waktu untuk bertemu dengannya hanya untuk membeli mobil langsung dari rekomendasinya.

Berikut adalah 13 aturan yang di membuat Joe Girard sukses menjadi marketer mobil terbanyak di dunia:

1. Tampil Profesional

Simpanlah masalah Anda untuk diri Anda sendiri dan buatlah orang-orang percaya bahwa Anda memiliki waktu yang indah.

2. Teratur

Tulislah janji-janji Anda dalam sebuah buku janji, sehingga Anda tidak perlu menggunakan kata-kata yang menyakitkan seperti: “SAYA LUPA.” 

Pada akhir setiap hari, tuliskan apa yang Anda telah lakukan dan rencanakanlah kerja Anda untuk hari berikutnya. Jika Anda tahu kemana Anda pergi, maka Anda akan tiba di sana.

3. Bekerjalah 100%

Bekerjalah ketika Anda bekerja, jangan mengambil jam makan siang yang lama atau bermain golf ketika Anda harus bekerja.

Makan dengan orang yang dapat membantu Anda mencapai tujuanmu, bukan dengan rekan kerja.

4. Berpakaianlah semestinya

Apa jenis orang yang Anda hadapi. Jika Anda menjual kepada pekerja kerah biru, janganlah memakai jas seharga Rp. 5 juta, sepatu mahal, perhiasan atau jam tangan. Pakailah ketika Anda sedang sendiri, bukan ketika Anda bekerja. Pakaian dapat membuat orang lain menjauh.

 5. Amati Tidak-Tidak dari Girard

 Tidak merokok atau mengunyah tembakau atau permen karet, tidak ada cologne, tidak ada lelucon senonoh atau kotor, dan para pria tidak memakai anting-anting ketika sedang bekerja. Matikan ponsel – mereka menjengkelkan. Pembunuh terbesar dari semuanya adalah TIDAK TEPAT WAKTU.

6. Lebih Banyak Mendengar dari pada Bicara

Orang bisa mengetahui jika Anda tidak mendengarkan. Semakin lama Anda mendengarkan, semakin banyak orang akan merasa terikat dengan Anda.

Semakin Anda mendengarkan, semakin besar kemungkinan pelanggan akan melakukan bisnis dengan Anda.

Mendengarkan menunjukkan bahwa Anda peduli. “Mulut seharusnya hanya digunakan untuk makan – tutup mulut besarmu!”

7. Tersenyumlah!

Senyum meningkatkan nilai nominal Anda. Jika seseorang tersenyum lebih banyak, mereka akan merasa lebih baik dan membuat pelanggan mereka merasa ingin melakukan bisnis dengan mereka.

8. Jagalah sikap positif

Bergaullah dengan orang positif. Jauhilah dari para penentang atau orang cengeng yang suka mengeluh.

Jika ada sesuatu yang tidak beres dalam hidup Anda, Simpanlah untuk diri sendiri – tidak ada yang mau mendengar masalah Anda.

9. Respon Cepat

Jawablah semua panggilan telepon dan email. Tidak menjawab panggilan telepon dan email adalah cara untuk kehilangan pelanggan dan teman-teman. Jawablah panggilan dan email sesegera mungkin.

10. Katakan kebenaran

Jika Anda tertangkap dalam kebohongan, bahkan hanya sekali, Anda selalu akan dianggap pembohong.

Bahkan jika Anda mengatakan kebenaran untuk sisa hidup Anda, Anda tidak akan dipercaya lagi.

11. Jangan menjual terlalu mahal

Jika Anda melakukannya, dan pelanggan membandingkan kesepakatan Anda dengan orang lain, Anda akan kehilangan dia.

Ambil sedikit dan tinggalkan sedikit, Joe hanya bekerja pada keuntungan kecil, tetapi besar pada volume, rata-rata enam penjualan mobil ritel sehari.

Pembicaraan beredar dari mulut ke mulut bahwa Anda tidak bisa mengalahkan harga Joe Girard.

12. Melayani

Berdirilah di depan produk atau layanan Anda, bukan dibelakangnya. Hal paling penting yang perlu Anda lakukan untuk pelanggan Anda adalah melayani mereka, dan mereka akan melakukan bisnis dengan Anda lagi dan lagi.

13. Belajar Setiap Saat

Belajarlah dari penjualan setiap hari, ketika orang memberitahu Anda mengapa mereka melakukan bisnis dengan Anda, mereka memperkuat kepercayaan mereka pada Anda.

Anda belajar tentang hal-hal yang mereka sukai dan apa yang mereka tidak suka dan jika mereka menyukai Anda, mereka akan melakukan bisnis dengan Anda selamanya.

Menulis buku adalah cara terbaik meningkatkan personal branding dan promosi

Anchoring berarti jangkar merupakan sebuah alat pemicu emosional seseorang yang cenderung orang untuk bergantung disaat awal menerima sebuah informasi dan digunakan dalam pengambilan keputusan. Setelah Anchor ditetapkan, semua keputusan akan berasal darinya.

Anchoring merupakan marketing hack paling umum digunakan di seluruh dunia sebagai alat pemicu emosi customer untuk menjalankan action.

Salah satu Marketing Hack paling terkenal adalah yang dilakukan oleh Steve Jobs saat mempresentasikan tentang iPad pertama kalinya.

Saat Steve Jobs presentasi tentang iPad, ia menetapkan harga untuk iPad tersebut

“Seharusnya iPad ini berkisar $999 (atau setara dengan 13 juta rupiah)”

Kemudian ia melakukan Anchoring dengan berkata

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa iPad ini tidak berkisar $999, tapi hanya $499 (Setara dengan 6 juta rupiah)”

dan pengunjung langsung menggila.

Anchor tersebut bekerja, sebenarnya ia tidak benar menjual iPad seharga $999, tetapi dengan $499 atau setara 6 juta rupiah dan angka tersebut telah mendapatkan keuntungan yang tinggi.

Harga coret atau harga lama juga merupakan anchor untuk harga barunya.

Atau bisa juga membandingkan dengan produk kompetitor dengan spesifikasi nyaris sama tapi produk kompetitor harganya jauh lebih mahal, nah produk kompetitor ini sebagai anchor.

Selain itu harga produk tertentu yang terbagi dalam beberapa paket, nah salah satu paketnya bisa juga dibuat sebagai anchor.

1. Page harga–pasang satu modul harga yang jauh lebih tinggi dari harga produk lain. Dengan cara ini, apapun harga yang lebih rendah dari harga awal tampaknya lebih masuk akal, bahkan jika harga masih tinggi.

2. Diskon–Coba dan tetapkan diskon pada minimal satu produk, tunjukkan harga sebelum diskon dan sesudah diskon, dan pastikan ada penekanan pada harga tersebut.

3. Membatasi–Anda pasti sudah pernah melihat ini di supermarket: ”Dijual tetapi dengan batas 8 paket per orang”. Hack ini telah terbukti dari waktu ke waktu untuk memotivasi customer mengonsumsi lebih dari yang seharusnya mereka konsumsi. Ini dapat digunakan secara online, misalnya: “Undang maksimal 6 orang teman saja”.

4. Anda berada pada perusahaan Massage (pijat), coba berikan Anchoring dengan mendirikan stand ke sebuah supermarket. Berikan 15 pijat pertama dengan teknik-teknik pijat yang manjur. Sehingga jika ingin lebih lama dari 15 menit, maka harus membayar dahulu.

5. Contoh pada toko eskrim yang menjual berbagai aneka rasa eskrim. Gunakan wadah yang lebih kecil untuk memberikan Anchor awal guna pelanggan agar merasakan rasa eksrim. Batasi minimal 2-3 rasa sehingga jika ingin mendapatkan yang lainnya, harus membeli ekrim dengan wadah yang besar.

Otak kita berpegang pada angka, kadang-kadang tanpa alasan yang jelas dan menggunakannya untuk pengambilan keputusan. Coba, coba, dan coba! Itu adalah kunci sukses. Sudahkah Anda mencoba beberapa metode “anchoring” ini?

 

Copyright iMvolter- All Rights Reserved